Konsep sudah jelas…akan lebih jelas lagi jika berlatih….
Kita mulai langsung….
Latihan 1…
Mencari kuadrat dari sebuah angka (integer)…
Untuk memperoleh output berupa kuadarat dari sebuah angka, maka kita harus mendefinisikan predikat, sehinga instruksi dapat dijalankan….Predikatnya:
kuadrat(A1,A2):-A1>A2.A1
A1 adalah bilangan pertama, sedangkan A2 adalah bilangan terakhir. Kemudian A1>A2; ketika kondisi A1 nilainya lebih kecil daripada A2 looping terus berlangsung. Sehingga ketika nilai A1 lebih besar daripada A2 maka looping akan berhenti.
kuadrat(A1,A2):-
write(A1),write(‘ hasilnya adalah ‘),Hkuadrat is A1*A1,write(Hkuadrat),nl,B is A1+1,kuadrat(B,A2).
Pernyataan ini berarti mencetak angka A1, kemudian dilakukan proses menghitung dan mencetak hasil kuadrat dari angka bersaggkutan. Kemudian kondisi yang membuat instruksi tersebut di ulang adalah pada pernyataan : B si A1+1,hasilkuadrat(B,A2).
Kita periksa dalam prolog, apakah predikat yang kita buat akan memberikan output berupa hasil kuadrat dari angka.
1. Kita buat predikat diatas dalam notepad. Kemudian kita simpan sebagai kuadrat.pl (gambar 1)
2. Kita “nyalakan” prolog. Kemudian file yang telah kita simpan di consult. (gambar 2).
3. Kita periksa hasilnya dengan mengetikkan perintah: kuadrat(6,12) >>>angka bisa kita isi terserah, dengan syarat nilai A1 lebih kecil A2… (gambar 3).
Bagaimana, sudah jelas ?? jelasssssssssss….bagus !!
Next….sabar dulu ya…hehe


